KENDARIKINI.COM – Manajemen Karaoke FunQ Kendari akhirnya buka suara terkait kasus penikaman dua pengunjung yang terjadi akhir Oktober lalu.
Tak sekadar meminta maaf, pengelola tempat hiburan tersebut berjanji menanggung seluruh biaya pengobatan korban hingga pulih.
Penanggung Jawab Karaoke FunQ, Andi Ulil Amri, menyampaikan komitmen tersebut kepada Kendarikini.com, Rabu (4/11/2026).
“Manajemen meminta maaf dan siap bertanggung jawab atas seluruh biaya perawatan medis hingga pemulihan korban,” katanya.
Andi mengklaim prosedur pengamanan di Karaoke FunQ telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Meski demikian, insiden berdarah tersebut menjadi bahan evaluasi manajemen. Pengamanan kini diperketat dengan menambah personel keamanan.
“Saat ini sudah dilakukan penambahan personel keamanan security di area operasional,” ujarnya.
Soal keterlambatan memberikan klarifikasi, Andi berdalih pihaknya ingin menghormati proses hukum yang ditangani kepolisian.
“Kemarin kami belum memberikan keterangan karena kami sangat menghormati proses hukum yang sementara berjalan, hingga para pelakunya berhasil ditangkap,” jelasnya.
Sikap tersebut turut didukung Operasional Manager Karaoke FunQ, Tunggal, serta General Manager PT Jaya Perkasa (JAP), Bagus Anggoro.
Manajemen memastikan akan bersikap kooperatif dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat kepolisian.
Diketahui, insiden penikaman terjadi pada Rabu (28/10/2026) dini hari, sekitar pukul 02.09 hingga 02.30 WITA.
Dua pengunjung berinisial IL dan PA mengalami luka serius setelah diduga dikeroyok dan diserang menggunakan senjata tajam jenis badik.
Keributan bermula dari perselisihan di area lounge. Salah seorang korban disebut sempat membanting asbak sebelum situasi berubah menjadi kekerasan.
Polisi kemudian mengamankan empat terduga pelaku berinisial DI, WA, BA, dan AL melalui Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari.
Keempatnya kini ditahan di Polresta Kendari. Penyidik masih mendalami peran masing-masing dalam kasus dugaan penganiayaan berat tersebut.*















