Sultraraya.com – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat resmi dilantik, Sabtu (29/8/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat. Sejumlah pejabat daerah dan tokoh pers turut hadir.
Pelantikan juga dihadiri pemilik media siber yang berkiprah di Sumatera Barat.
Ketua Umum Pengurus Pusat JMSI Teguh Santosa menyebut pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat media siber di Sumbar.
Pesan itu disampaikan melalui Ketua Bidang Organisasi PP JMSI Dr. Faisal Andri Mahrawa.
Teguh menitipkan tiga pilar kepada pengurus baru untuk menjawab tantangan industri media di era digital.
Pertama, JMSI Sumbar diminta membangun ekosistem media siber yang sehat dan berkelanjutan.
Ekosistem tersebut harus mampu menjaga keseimbangan kebebasan pers, keberlanjutan bisnis, dan perlindungan publik.
Kedua, pengurus diminta memperkuat kapasitas profesional para pengelola media siber.
Profesionalisme, kata Teguh, bukan sekadar menyangkut teknologi maupun tampilan situs berita.
Namun, mencakup akurasi jurnalistik, investigasi yang etis, serta kemampuan mengelola bisnis media secara sehat.
Ketiga, JMSI Sumbar didorong memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kolaborasi dapat dilakukan bersama pemerintah daerah, akademisi, dan elemen lainnya tanpa mengorbankan independensi jurnalistik.
“Tugas yang kalian emban bukan sekadar simbol organisasi, melainkan tanggung jawab nyata,” tegas Teguh.
Dia juga meminta pengurus segera membentuk tim kerja yang menangani etika, verifikasi, pelatihan, dan advokasi.
Selain itu, JMSI Sumbar diminta menyusun program kerja tahunan yang konkret dan sesuai kebutuhan anggota.
Teguh berharap JMSI Sumbar mampu menjadi contoh pengembangan media siber yang mendukung demokrasi lokal.*













