Sultraraya.com – Janji penyelesaian rumah dalam tiga bulan belum terealisasi. Setelah sekitar enam bulan membayar angsuran, AY, konsumen Perumahan Green Viena Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih menunggu rumahnya rampung dan diserahkan.
Perumahan di bawah naungan PT Tadisangka Group itu dikeluhkan karena sejumlah pekerjaan bangunan belum selesai. Kondisi tersebut membuat AY mempertanyakan kepastian waktu penyerahan rumah.
“Bangunannya tidak selesai. Dari yang dijanjikan tiga bulan, sekarang sudah masuk enam bulan,” kata AY kepada Kendariinfo, Sabtu (17/10/2026).
Persoalan yang disoroti bukan hanya keterlambatan. AY juga menemukan sejumlah bagian bangunan yang dinilai belum sesuai harapan, mulai dari warna cat sisi rumah yang tidak seragam hingga posisi ventilasi yang tidak sejajar.
Instalasi listrik juga belum tuntas. Plafon bagian belakang masih menyisakan celah, sedangkan drainase depan belum dibuat permanen. AY turut mengkhawatirkan dugaan keretakan di sekitar jendela.
“Bukan cuma soal rumah belum selesai. Ada beberapa bagian bangunan yang menurut saya perlu diperhatikan. Kami juga ingin ada kepastian kapan rumah ini bisa diserahkan,” ujarnya.
AY mengaku belum dapat memastikan kondisi terakhir rumah karena kunci belum diserahkan. Ia juga menilai komunikasi dengan pihak terkait belum memberikan kepastian penyelesaian.
AY menyebut memiliki rekaman percakapan yang menurutnya memuat janji penyelesaian paling lambat 16 Oktober 2026. Ia juga mengungkapkan adanya kesepakatan mengenai tanggungan pembayaran jika rumah tidak selesai sesuai tenggat tersebut.
Sementara itu, Koordinator Pimpinan Perumahan Green Viena Kendari, Rais, menyatakan pembangunan akan diselesaikan pada Oktober ini.
“Oh iya, paham. Kami tetap selesaikan bulan ini,” kata Rais.
Namun, ia belum merinci jadwal penyelesaian pekerjaan maupun kepastian penyerahan kunci rumah kepada AY.*














